• +6221 - 5830 0077
  • +62 811-1300-1548
  • recruitment@metrotvnews.com

Ferdinand Karsten

Feb 04, 2020

Ferdinand Karsten - JDP Batch XVIII

Nama saya Ferdinand Karsten. Saya bergabung di Metro TV sejak 1 Maret 2016, sebagai bagian Journalist Development Program dan menjalani pelatihan selama 4 bulan. Kemudian saya masuk ke divisi non-bulletin bernama Target Operasi/ TO, program yang mengangkat soal investigasi kasus-kasus kriminal, penyelundupan, dll. Di program TO, saya belajar banyak hal, mulai dari menentukan topik yang menarik, mencari celah untuk menembus narasumber yang sulit, hingga proses editing sampai liputan ditayangkan di Metro TV. Setelah 6 bulan di program TO, saya masuk ke divisi news gathering sebagai reporter reguler. Meliput semua hal menuntut pengetahuan yang lebih luas tentang peristiwa yang sedang terjadi, mengenal lebih banyak narasumber mulai dari para pengamat, aktivis, anggota DPR/MPR, tokoh politik, dan lainnya. Saya juga diberi kesempatan meliput bencana-bencana yang terjadi di Indonesia, seperti tenggelamnya kapal motor sinar bangun di Sumatera Utara, gempa Lombok, gempa dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala, jatuhnya pesawat Lion Air JT610, tsunami di Banten, kerusuhan 22 Mei 2019.

Setelah sekitar 3 tahun berkarir, saya ditempatkan untuk meliput kegiatan Presiden hingga saat ini. Tantangannya lebih sulit karena harus lebih peka terhadap banyak isu, baik nasional maupun internasional dan tentunya lebih melelahkan. Bekerja sebagai jurnalis di Metro TV memberikan saya banyak pengalaman yang tidak bisa terbayar dengan uang, membawa saya ke tempat-tempat baru, dan memberi saya kesempatan bertukar pikiran dengan semua orang dari segala posisi dan latar belakang, dari kalangan rakyat kecil hingga petinggi Negara.

Fani Maulana

Sep 23, 2019

Fani Maulana - TDP Batch XI

Nama saya Fani Maulana, tak lama setelah lulus S-1 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, saya di terima di Metro TV dan bergabung di Technical Development Program 11 (TDP 11) pada 11 Maret 2015. Sebelum terjun ke lapangan saya terlebih dahulu mengukuti pelatihan dari HRD Metro TV kurang lebih selama 6 bulan. Dari situ banyak selaki ilmu baru yang saya dapatkan baik dari teori maupun praktek yang membekali saya di lapangan. Setelah menjalani proses training saya di tempatkan sebagai kameramen studio 1 Metro TV selama 7 bulan yang tentunya sangat menyenangkan karena disitu saya bisa belajar bagaimana cara kerja kameramen studio baik pra produksi, produksi hingga pasca produksi, dan tentunya dengan kerja tim dan kekerabatan yang sangat hangat di studio 1 .

Selanjutnya , mulai tanggal 1 april 2016 saya di pindahkan tugas dari Kameramen Studio 1 ke divisi Redaksi hingga saat ini. Menjadi kameramen redaksi tentunya memiliki tantangan yang berbeda. Harus siap dengan segala kondisi peliputan yang setiap harinya berbeda agenda penugasanya, dikirim ke berbagai penjuru tanah air dan mancanegara yang tentunya menjadi pengalaman yang tak terlupakan, apalagi saat saya ditugaskan ke New york Amerika Serikat di tahun 2017. Saya pernah ditugaskan selama 1 bulan di Biro metro Aceh pada tahun 2016, dan tahun 2017 saya di percaya untuk bertugas sebagai Video Jurnalis selama 3 bulan di Bali yang mengharuskan saya untuk mengembangkan kemampuan tidak hanya sebagai kameramen tetapi juga dituntut untuk bisa menulis naskah berita dan live report melaporkan berbagai peristiwa di Bali.

Gina Sara Melati

Sep 23, 2019

Gina Sara Melati - JDP Batch XV

1 Agustus 2015 merupakan hari pertama saya bekerja di Metro TV dan merupakan hari pertama saya mengikuti Journalist Development Program (JDP) 15. Sebagai JDP, saya dibekali sejumlah ilmu untuk menjadi seorang jurnalis. Metro TV bukan merupakan kantor pertama saya, tetapi bekerja di Metro TV memberikan saya pengalaman yang luar biasa bukan hanya dalam jumlah, tetapi juga nilai yang saya dapatkan. Melalui penugasan yang diberikan, saya dapat belajar berbagai macam konflik, isu dan realita di masyarakat. Dengan bertemu individu dari berbagai macam latar belakang dan kondisi, juga membuka mata dan hati saya memahami cerita mereka. Baik dari liputan dalam hingga luar negeri, penempatan di Stasiun Metro TV Jawa Timur, siaran langsung dari studio Metro TV Kedoya Jakarta Barat, dan lainnya. Kesempatan ini semua saya dapatkan dari menjadi jurnalis Metro TV, an eye and heart opening challenge while gaining and elevating our knowledge.

Livia Ramadhanti

Sep 23, 2019

Livia Ramadhanti - JDP Batch XIII

Hi aku Livia, Journalist Development Program/ JDP 13. Saat kuliah di jurusan Public Relations di Universitas Padjajaran saya tidak pernah bermimpi untuk jadi seorang reporter, bisa dibilang ilmu yang saya pelajari ialah bagaimana cara menghadapi media, dan gimana caranya berita media sejalan dengan yang kami kehendaki. 

Tapi semuanya berbanding terbalik, saat diterima di Metro TV sekitar tahun 2015, saya kembali belajar mengenal dunia broadcast, menulis berita berdasarkan fakta bukan lagi keinginan saya. Sulit? Tentu diawal. Tapi saya menikmatinya, pengalaman seorang reporter tidak bisa dibayarkan. Kami begitu dekat dengan peristiwa, kami pun punya tanggung jawab besar menyampaikan informasi yang dibutuhkan masyarakat, tentu informasi yang valid. Berpacu dengan kecepatan, tapi tetap harus akurat dan tajam.

Pengalaman setiap reporter khususnya tv berita seperti Metro TV pasti berbeda-beda, tapi kalimat Jackie Kennedy "Being a reporter seems a ticket out to the world" bisa jadi gambaran tepat. Mungkin kalo bukan karna profesi ini saya belum tentu berani mendekati lokasi bom Thamrin, mencari korban pesawat jatuh ditengah laut, meliput tsunami Banten dan ledakan gunung Krakatau, atau pergi keujung Timur dan Barat Indonesia. Tak hanya didalam negeri, kami juga punya kesempatan melihat peristiwa diluar negeri.  

Yang tak kalah penting bagi seorang jurnalis lapangan, setiap hari adalah waktu yang tepat untuk belajar. Karna kami tak pernah tahu, berkantor dimana kami hari ini. Apakah di Istana?ruang seorang anggota DPR?, dikantor kementerian?, Rumah Sakit?, atau justru dibawah kolong jembatan? Dipemukiman kumuh? Dilokasi bencana? Kami tidak bisa memilih, di semua tempat itulah kami bekerja. 

Tomy Sastradiwirja

Sep 23, 2019

Tomy Sastradiwirja - MMDP Batch V

Hi, nama saya Tommy Sastradiwirja, saya memulai karir saya di Metro 7 tahun yang lalu, tepatnya tahun 2012, melalui Program Metro TV Management Development Program (MMDP) angkatan V. Bisa bekerja di News Station pertama di Indonesia ini merupakan kesempatan paling berharga dalam perjalanan karir saya, karena begitu banyak pengalaman menarik yang didapat. Sebelum terjun langsung ke Dept. Sales & Marketing sebagai seorang Sales/ Account Executive, tahun pertama saya berkesempatan menjalani tugas sebagai seorang Peliput di Dept. Media Services.

Begitu banyak tempat yang saya kunjungi dan juga kesempatan mewawancarai langsung narasumber dengan latar belakang seorang CEO perusahaan ternama, mantan presiden, menteri, sampai para korban bencana sudah pernah saya jalani. Pun saat ini saya sebagai seorang Sales Account Manager dapat mempertemukan saya dengan orang - orang hebat dengan latar belakang berbeda dalam aktifitas saya mempresentasikan program - program unggulan Metro TV. Waktu kerja yang sangat dinamis di dunia TV menjadi tantangan tersendiri untuk diri saya dalam bekerja, namun dengan didukung dengan teamwork yang handal dan lingkungan kerja yang bersifat kekeluargaan membuat saya nyaman untuk berkarir di Metro TV.

Abdy Azwar Sahi

Sep 20, 2019

Abdy Azwar Sahi - GDP Batch II

Saya Abdy Azwar Sahi memulai karir di Metro TV sejak 16 April 2018 Melalui program Graduate Development Program (GDP) Batch 2. Dimana program ini sebelumnya bernama JDP kemudian berganti nama menjadi GDP. Sebelum terjun ke redaksi, kami menjalani training selama 3 bulan bersama tim training HRD dan belajar banyak mengenai jurnalistik.

Banyak pengalaman dan pembelajaran baru yang saya dapatkan selama menjadi reporter di Metro TV. Mulai dari bertemu Presiden RI, jajaran menteri, serta pejabat lainnya. Tidak hanya itu, saya juga berkesempatan untuk memberikan Informasi kepada masyarakat dalam liputan Bencana di Sulawesi Tengah, Tragedi kecelakaan pesawat Lion Air, hingga Bencana tsunami Banten yang terjadi selama tahun 2018.

Diawal tahun 2019, Saya juga berkesempatan untuk melaporkan perayaan pesta politik dalam kampanye bersama warga Indonesia di kota Tainan, Taiwan. Serta menyampaikan informasi dalam gelaran Pemilu serentak tahun 2019 di Indonesia.

Memasuki masa bulan ramadhan dan jelang lebaran idul fitri 2019, Saya juga diberikan kesempatan untuk menjadi bagian dalam program khusus bertajuk “Wisata Mudik”. Dalam liputan ini kami berkeliling pulau Jawa selama hampir 2 minggu untuk memberikan informasi ke masyarakat mengenai jalur mudik dan informasi tempat wisata disepanjang pulau Jawa.

Saya merasa sangat bersyukur dan beruntung dapat belajar dan berkarya di Metro TV, dengan lingkungan kerja yang sangat mendukung.

x

Re-send Activation Email

x

Forgot Password

Please enter your email address below
We will send you an email that will allow you to reset your password
X

User Login

Forgot Password?
x

Sign Up

New User? Register here
Re-send Activation Email